Kamis, 29 Oktober 2015

Edi Purwanto Galang Dukungan dari Masyarakat di Daerah Transmigrasi Jambi

Berangkat dari latar belakang yang sama, Edi Purwanto adalah tokoh mudah Jawa yang lahir dan dibesarkan di Jambi. Sehingga Edi Purwanto pun turut serta merangkul para masyarakat yang juga merupakan masyarakat transmigrasi dari berbagai daerah di Jambi.

Terlihat dari dukungan masyarakat yang mayoritas dari daerah transmigrasi, di antaranya berasal  dari warga Dusun Kebon Agung, Kecamatan Agung, Kecamatan Senyeran, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan warga Desa Rawamedang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjabbar.

Dukungan tersebut didapat bukan dengan cuma-cuma. Edi Purwanto  giat 'blusukan' dalam rangka silaturrahim serta menyerap aspirasi warga di daerah-daerah yang sulit dicapai oleh kendaraan roda empat. Bahkan, Edi Purwanto rela naik turun motor maupun menyeberangi sungai dengan perahu kecil. Kondisi inilah yang membuat warga menjadi terharu.


"Sebagai orang yang lahir dari daerah transmigrasi, saya akan selalu berjuang untuk masyarakat, terlebih untuk pelosok yang masih banyak kekurangan," ungkap Edi Purwanto.


Maju di Pilgub Jambi, Warga Rawamedang Doakan EP
Sumber 1
Sumber 2
Sumber 3

Tanggap Bencana Asap, Nasdem Kirim Relawan Kesehatan

Tanggap melawan kabut asap, Partai NasDem mengirim 1.600 relawan medis bernama Gerakan Melawan Asap (GEMAS). Relawan ini nantinya akan bertugas selama dua bulan untuk memberi bantuan berupa obat-obatan dan medis.

Pada tanggal 28 Oktober 2015, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, bertempat di DPP Partai NasDem di Menteng Dalam,  Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh melepas relawan Gerakan Melawan Asap (Gemas) ke empat provinsi terdampak kebakaran hutan. Sebanyak 200 relawan yang tergabung dalam gelombang pertama dilepas.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menegaskan, kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk solidaritas. Mereka akan disebar ke pelbagai provinsi terkena kabut asap, di antaranya Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya Surya Paloh mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk solidaritas Partai NasDem terhadap warga sebangsa yang dilanda bencana kabut asap di Sumatra dan Kalimantan. 


Para Relawan terdiri dari para dokter, perawat dan bidan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Relawan GEMAS akan ditargetkan memberi pelayanan 1.000 pasien perharinya dengan memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat. 
Surya Paloh Melepas Relawan GEMAS
Sumber 1
Sumber 2
Sumber 3


Rabu, 28 Oktober 2015

Edi Purwanto Sadar Potensi Pemuda untuk Bangun Jambi

Indahnya dunia ini jika pemuda masih tahu perjuangan! -Pramoedya Ananta Toer-


Rasa-rasanya kata-kata Pram di atas seolah menampar para pemuda bahwa perjuangan dari para pemuda tidaklah pernah usai. Siapa yang tidak mencintai keindahan? Jawabannya tidak ada.

Lalu, siapa yang bisa dikatakan dengan pemuda?

Secara internasional, WHO menyebut sebagai” young people” dengan batas usia 10-24 tahun, sedangkan usia 10-19 tahun disebut ”adolescenea” atau remaja. International Youth Year yang diselenggarakan tahun 1985, mendefinisikan penduduk berusia 15-24 tahun sebagai kelompok pemuda. Sedangkan menurut draft RUU Kepemudaan, pemuda adalah mereka yang berusia antara 18 hingga 35 tahun. Dan dari definisi di atas dapat kita sebut bahwa pemuda adalah mereka yang berada pada rentang usia produktif.

Pada kesempatan kali ini, perkenankan saya mengenalkan salah satu pemuda terbaik kepunyaan Indonesia yang tengah bersiap-siap berjuang demi perubahan Jambi yang lebih baik. Maju menjadi Wakil Gubernur bersama Hasan Basri Agus, inilah Edi Purwanto. 



Hasan Basri Agus dan Edi Purwanto

Edi Purwanto lahir di Batu Putih4 Juli 1980; politikus berumur 35 tahun yang berangkat dari Partai PDIP ini mengetahui betul bahwa pemuda adalah ujung tombak perjuangan. Sehingga pada bulan September silam, Edi Purwanto  melakukan salah satu langkah sebagai bentuk konkrit mengajak para pemuda untuk memberi kontribusinya menuju Jambi yang lebih baik. Edi Purwanto pun mengajak diskusi terbuka sekaligus bersilaturrahim kepada para mahasiswa dan alumni mahasiswa yang terkumpul dalam organisasi HMI dan PMII yang diselenggarakan di Kafe Mini Sungai Penuh.

Melihat jejaknya, HMI dan PMII bukanlah organisasi yang pantas dianggap remeh. Para kadernya telah melewati berbagai proses untuk menjadi kader perubahan di bawah naungan HMI dan PMII.

Pada kesempatan kali itu, Edi Purwanto dan kawan-kawan dari HMI dan PMII mendapat beberapa poin  strategis demi pembangunan Jambi ke depannya. Poin-poin tersebut di antara lain: Pertama mensolidkan team internal partai, kedua melihat kondisi real masyarakat yang akan menjadi kajian untuk membuat formulasi rumusan bagaimana menangani dan memimpin kondisi yang ada di masyarakat, ketiga melihat basis-basis di setiap tempat yang dikunjungi untuk menjalin komunikasi yang efektif agar tidak ada jarak antara pemimpin dengan rakyat.

Sumber 1
Sumber 2
Sumber 3