Kamis, 18 Februari 2016

Sebarkan Energi Baik, PT PGN Bangun 60 Unit SPBG Hingga 2019

Demi melancarkan misi besarnya untuk menyebarkan energi baik ke pelosok negeri ini, PT PGN menargetkan membangun 60 Unit SPBG PGN hingga tahun 2019. Hal ini diamini dengan pernyataan Dirut PT PGN, Hendi Prio Santoso. Hendi mengatakan bahwa mulai tahun 2016 hingga 2019 akan membangun SPBG PGN.

Untuk diketahui bersama, PT PGN adalah satu-satunya perusahaan gas yang menyalurkan energi baik ke berbagai kalangan dan berbagai sektor. Mulai dari rumah tangga sampai industri-industri besar. Di sektor transportasi, mulai dari bajaj sampai bus-bus besar.

"Saat ini gas bumi PGN sudah memasok bahan bakar untuk bus, bajaj, taksi, hingga kendaraan pribadi."ujar Hendi.

foto: humas PGN
Pembangunan SPBG PGN ini akan tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Di antaranya  DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Batam, Lampung, Riau, dan Sumatera Utara. Besar harapan dengan pembangunan ini dapat makin menjangkau di daerah-daerah yang belum merasakan energi baik. PGN pun berharap agar semua elemen dapat mendukung pembangunan ini. Misal dari pemerintah, agar dapat dipermudah dalam urusan perijinan.

Tulisan ini disumbangkan untuk menjadi artikel di situs Si-Nergi

Sumber:
http://www.gatra.com/ekonomi/makro/185946-pgn-akan-bangun-60-unit-spbg-hingga-2019
http://finance.detik.com/read/2016/02/10/163947/3138771/1034/pgn-akan-bangun-60-unit-spbg-hingga-2019
http://m.metrotvnews.com/read/2016/02/10/482121/pgn-targetkan-bangun-60-unit-spbg-hingga-2019

Selasa, 16 Februari 2016

Kenalan Yuk sama Thorium si Energi Alternatif

Ada yang sudah tahu Thorium sebelumnya? Apakah masih terasa asing membaca nama Thorium? Pada artikel ini, penulis akan memperkenalkan Thorium sebagai energi alternatif. Apa dan bagaimana? Mari sila dibaca.

Thorium. Dok www.telegraph.co.uk
Unsur Thorium di masa sekarang penggunaanya hanya sebatas elemen dalam bola lampu dan sebagai bahan campuran logam. Padahal pemanfaatan Thorium bisa lebih dari itu. Pembangkit listrik tenaga nuklir di masa sekarang menggunakan Uranium sebagai sumber energinya. Dan Thorium bisa menggantikan Uranium untuk menjadi sumber energi PLTN. Hal ini bukan tanpa sebab.

Uranium memiliki beberapa unggulan dibandingkan Uranium, di antaranya:
1. Cadangan Thorium di Indonesia melimpah dibandingkan Uranium. Bahkan 4x lipat dibanding cadangan Uranium
2. Aman dan bersih. Thorium menghasilkan limbah 90% lebih sedikit dibanding Uranium.
3. Thorium jauh lebih efisien dalam siklus bahan bakar.

Berdasarkan beberapa keunggulan di atas, sudah sepatutnya kita segera mengubah penggunaan Uranium sebagai sumber energi di PLTN dengan Thorium. Namun, hal ini masih terkendala dengan belum adanya teknologi di Indonesia yang dapat memaksimalkan penggunaan Thorium. Semoga teknologi itu segera muncul sehingga dapat menjadikan Thorium sebagai energi alternatif.

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel di situs Si-Nergi 

Sumber:
http://www.thoriumpowerindonesia.com/teknologi/sekilas-thorium
http://www.kemenperin.go.id/artikel/11681/Menperin-Wacanakan-Energi-Thorium
http://finance.detik.com/read/2015/08/14/081952/2991672/1034/mungkinkah-ri-punya-pembangkit-listrik-thorium

Mari Dukung Penggunaan Thorium Sebagai Sumber Energi Alternatif

Di masa sekarang, keperluan listrik adalah salah satu kebutuhan yang mendasar bagi keberlangsungan hidup manusia. Bayangkan bagaimana jadinya kita tanpa listrik? Mau apa-apa akan terasa sulit. Hal ini disebabkan banyak hal yang terbantukan dengan adanya listrik. Semakin banyaknya orang yang membutuhkan listrik, harus makin banyak juga ketersediaan listrik. Hal ini tentu menjadi salah satu polemik bagi kita semua. Akankah ketersediaan listrik kita akan terpenuhi ke depannya? Mengingat juga masih banyak daerah-daerah di pelosok Indonesia yang merasakan manfaat hadirnya listrik. Lalu bagaimana solusi untuk mendapatkan energi alternatif?

Lalu munculah program pemerintah untuk mengatasi krisis listrik dengan proyek 35.000MW. Langkah pemerintah satu ini tentu perlu dukungan penuh dari masyarakat Indonesia. Namun, lagi-lagi yang menjadi masalah adalah darimanakah pasokan listrik sebanyak itu? Mari mulai melirik Thorium sebagai energi alternatif. 

 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Dok. ilmupengetahuan.org
Penggunaan Thorium memang memicu masalah baru terkait teknologi yang belum mendukung. Namun mengetahui Thorium memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan pemakaian uranium, harusnya Thorium bisa di'jinakan'. Kelebihan itu di antaranya, dalam pemanfaatan pembangkit listrik tenaga nuklir, kandungan Thorium lebih aman dan bersih dibanding Uranium, potensi Thorium di Indonesia sangat berlimpah. Di Pulau Bangka saja ada sekitar 121 ton menurut Batan. Semoga ke depan pemakaian Thorium bisa dimanfaatkan seluas-luasnya sebagai energi alternatif.

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel di situs Si-Nergi

Sumber
http://www.thoriumpowerindonesia.com/teknologi/sekilas-thorium
http://finance.detik.com/read/2015/08/14/081952/2991672/1034/mungkinkah-ri-punya-pembangkit-listrik-thorium
http://www.kemenperin.go.id/artikel/11681/Menperin-Wacanakan-Energi-Thorium