Bayangkan saja, profesi dokter, pengacara, social media analyst, diplomat, atau buruh sekali pun yang dahulu mengajar mereka jaman TK, SD, SMP, atau SMA siapa?
Guru tidak bisa lepas dari predikatnya sebagai garda depan pendidikan. Garda depan pembentukan karakter suatu bangsa. Tidak berlebihan rasanya jika Nelson Mandela berkata
"Pendidikan adalah senjata paling kuat dan ampuh untuk mengubah dunia"
Kebayang kan? Senjata yang dipegang oleh guru? Senjata Pengubah Dunia!
Dan menyadari guru adalah agen perubahan, maka pemerintah menggelontorkan program GGD atau Guru Garis Depan.
![]() |
| Presiden Jokowi melepas 798 guru dalam Program GGD |
Program GGD adalah program pengiriman guru ke daerah terpencil yang masih kekurangan tenaga pendidik.
"Ini bagian dari program Nawacita Presiden Jokowi, yaitu untuk mencerdaskan bangsa," kata Anies seusai menghadiri diskusi bersama sejumlah media dan tokoh pendidikan di Makassar, Sabtu, 16 Mei 2015.
Senin, 25 Mei 2015, Presiden Joko Widodo melepas 798 guru dalam program Guru Garis Depan di empat provinsi, yakni Papua, Papua Barat, Aceh, dan Nusa Tenggara Barat. Terdapat 28 Kabupaten yang akan menjadi tempat bertugasnya para guru tersebut,

Program yang diberi nama Guru Garis Depan (GGD) itu merupakan langkah pemerintah untuk menyediakan guru-guru terbaik di daerah yang paling membutuhkan di Indonesia. Khususnya di daerah terdepan, terluar dan tertinggal.

Mereka yang lulus pendidikan profesi guru SM3T itu diharapkan menjadi CPNS dan selanjutnya dapat diangkat menjadi PNS. Formasi GGD ini disahkan dengan penerbitan Kebijakan Permenpan-RB No 26 Tahun 2014 tentang Formasi Khusus ASN Kementerian/lembaga tahun anggaran 2014 dan Keputusan Menpan-RB No 762 tahun 2014 tentang formasi PNS untuk SM3T.
Harapan,
Salah satu isi Nawacita ke 3 yang sering diusung oleh Presiden Jokowi adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Guru dalam program ini mangambil bagian serta dengan senang hati berkontribusi. Selamat bertugas Bapak dan Ibu guru. Tentu langkah mereka tidak mudah. Mengingat sarana dan prasarana di daerah terdepan, terluar dan tertinggal belum selengkap seperti yang di kota. Semoga langkah Bapak dan Ibu guru selalu dimudahkan oleh Yang Maha Kuasa. Amin. Semangat membentuk karakter dan merevolusi mental di tempat bertugas!
Source: Sumber 1 , sumber 2 , Sumber 3












